Pedoman Kebutuhan Penguasaan Teknik Berbasis Industri Aplikasi dan Pengembang Permainan

Pada tanggal 28-31 Agustus telah dilakukan FGD untuk penyusunan pedoman kebutuhan penguasaan teknik berbasis industri aplikasi dan pengembang permainan antara pelaku industri, komunitas, dan akademisi yang difasilitasi oleh Bekraf dan Pemerintah Kota Malang

Kota Kreatif Apps & Pengembang Permainan

Pusat Pengembangan Industri Digital

Hasil uji petik PMK3I menetapkan sub sektor prioritas di Kota Malang adalah Apps & Pengembang Permainan 

Penyusunan Road Map PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF SUB SEKTOR UNGGULAN DAN SUB SEKTOR PRIORITAS KOTA MALANG yang dilegalkan dalam bentuk peraturan walikota Malang (Perwal Nomor 12 Tahun 2018)

Penetapan Kota Malang sebagai Kota kreatif Indonesia tahun 2019 dengan penyebutan Kota Kreatif Indonesia 2019 di

pulau jawa yang berpotensi menjadikan ekonomi kreatif sebagai pendorong utama peningkatan ekonomi  Kota Malang (Keputusan Kepala Bekraf No 84 tahun 2019)

Berdasarkan data sub sektor Apps & Pengembangan Permainan, maka, menempatkan posisi kota malang sebagai pusat produksi berbasis teknologi digital yang humanis, futuristik dan berkelas dunia.

FGD Pedoman Kebutuhan Penguasaan Teknik Berbasis Industri Aplikasi dan Pengembang Permainan

Dari identifikasi yang dilakukan, ditemukan salah satu masalah utama pada subsektor Aplikasi dan Gim di Kota Malang adalah adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dari perguruan tinggi dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri.

Untuk membantu mensiasati masalah tersebut maka dilakukan FGD untuk penyusunan pedoman kebutuhan penguasaan teknik berbasis industri aplikasi dan pengembang permainan antara pelaku industri, komunitas, dan akademisi yang difasilitasi oleh Bekraf dan Pemerintah Kota Malang

Hasil dari FGD ini adalah buku pedoman kebutuhan penguasaan teknik berbasis industri aplikasi dan pengembang permainan di Kota Malang. Buku pedoman ini berisi daftar kemampuan/kompetensi yang digunakan pada dunia industri. 

Galeri Foto